Empat kebenaran mulia adalah kebenaran absolut atau mutlak yang berlaku bagi siapa saja tanpa membeda bedakan suku , ras, budaya , mau pun agama
mengakui atau tidak mengakui
suka atau tidak
setiap manusia mengalami dan diliputi oleh hukum kebenaran ini empat kebenaran mulia ditemukan oleh pertapa siddharta yang bermeditasi di bawah pohon boddhi
hingga memperoleh penerangan sempurna dan menjadi buddha
empat kebenran mulia yang ditemukan itu
diajarkan oleh buddha gaotama kepada umat manusia dibumi ini
muncul atau pun tidak muncul seorang buddha didunia ini kebenaran itu akan tetap ada dan berlaku secara universal
empat kebenaran itu adalah
1 . Kesunyataan tentang ada nya dukkha ( dukkha )
2 . Kesunyataan tentang sebab duka ( dukha samudaya )
3. Kesunyataan tentang lenyap nya dukkha ( dukkah niroda )
4. Kesunyataan tentang jalan berunsur 8 menuju akhir dukha ( dukkha niroda gamini patipada magga )
Kamis, 27 Juni 2013
Rabu, 19 Juni 2013
Triratna puja
Oh buddha pimpinalah kami ke pantai bahagia pancarkan metta karuna muditha upekkha
oh dhama tuntulah lah kami kejalan nan nyata menuju lebur nya awica lenyapnya dukkha
hanya pada buddha dhama sangha ku berlindung dan memuja
semoga dengan kenyataan ini ku mencapai kebebasan
oh sangha persaudaraan suci nan mulia pada nya ku selalu nantikan bimbingan dharma
oh dhama tuntulah lah kami kejalan nan nyata menuju lebur nya awica lenyapnya dukkha
hanya pada buddha dhama sangha ku berlindung dan memuja
semoga dengan kenyataan ini ku mencapai kebebasan
oh sangha persaudaraan suci nan mulia pada nya ku selalu nantikan bimbingan dharma
Malam suci waisak
Malam suci purnamasidhi
lahir ke dunia pangeran siddharta
malam suci purnamasihi pangeran siddharta jad sorang buddha
malam waisak malam agung mulia 3 tiga peristiwa terjadi
malam waisak malam penuh makna bagi siswa sang buddha
malam suci purnamasidhi saat sang buddha parinibana
lahir ke dunia pangeran siddharta
malam suci purnamasihi pangeran siddharta jad sorang buddha
malam waisak malam agung mulia 3 tiga peristiwa terjadi
malam waisak malam penuh makna bagi siswa sang buddha
malam suci purnamasidhi saat sang buddha parinibana
Selasa, 18 Juni 2013
sejarah hok tek bio cianjur
Vihara bhumi pharsjia /hok tek bio cianjur
jl.mangunsarkoro no.60-62
telp : 0263 266 068
pada awal abad ke 17 , dicianjur belum ada satu pun tempat ibadah / kelenteng untuk peribadatan orang orang tionghoa
tetapi semakin lama perantauan tionghoa datang ke cianjur semakin banyak pada saat itu , etnis tionghoa dicianjur pada umum nya beramata pencaharian sebagai pedagang dan petani dikarenakan semakin berkembang orang tionghoa ke cianjur , maka banya masyarakat tionghoa dicianjur , mengusulkan untuk mendatangkan rupang/kimsin
untuk memenuhi sarana peribadatan mereka dicianjur dan skitar nya
usul ini kemudian langsung diterima oleh tokoh perwakilan tionghoa bernama oey seng kiat yang saat itu berpangkat seorang kolonel dalam pemerintahan belanda
{ oey seng kiat sendiri berasal dari bogor , adalah anak dari oey khai djwie yang merupakan seorang bupati yang pernah memerintah di xia men tiongkok namun karena kejujuran beliau tidak menerima sistem pemerintahan di xia men saat itu sehingga beliau merantau ke indonesia lambat laun , akhirnya banyak orang tionghoa yang mengetahui bahwa oey khai djwie memiliki jiwa kepemimpinan diangkat menjadi bupati yang memerintah di bogor saat itu { masa kolonial belanda } setelah wafat beliau digantikan oleh anak nya { oey seng kiat } belum lama memerintah di bogor oey seng kiat ditugaskan oleh pemerintah belanda untuk menjalani pemerintahan sebagai kolonel di cianjur }
banyak nya masyarakat tionghoa dicianjur yang merupakan perantau .bekerja sebgai pedagang dan petani , maka di datangkanlah kimsin Y.M kongco hok tek ceng sin dan Y.M kongco co su kong
sebagai pendamping , diperkirakan kimsin tersebut pada awalnya berasal dari hok tek bio / vihara dhanagun bogor yang kemudian dibawa ke cianjur oleh oey seng kiat
pada mulanya . Begitu tiba dicianjur kimsin kongco hok tek ceng sin dan kongco co su kong ditempatkan dirumah oey seng kiat karena belum tersedianya temapat ibadah / kelenteng
selanjut nya dibentuk organisasi berupa locu sebgai kepala kelenteng pada saat itu
namun ada sebuah kesepakatan unik dimana ketika usai kirab cap go meh ( gotong toa pek kong )
rupang / kimsin kongco beserta altar nya berpindah kerumah locu yang terpilih dan peribadatan dilaksanakan di rumah locu tersebut
jika masa jabatan seorang locu telah habis maka rupang / kimsin beserta altar nya akan berpindah kerumah locu baru yang terpilih
menurut sejarah locu pertama yang terpilih adalah tan kie bie yang bertempat tinggal di daerah pasar suuk { sekitar pertigaan jl.hos cokroaminoto dan jl.barisan banteng }
selain itu rupang / kimsin beserta altar nya juga pernah juga ditempatkan di kediaman orang tua dari saudara gouw su gwee ( skitar salakopi) dan dikediaman tjia hon lan ( daerah sayang .jl.moch yamin )
serta pernah juga kebnyak tempat lain untik nua rupang / kimsin kongco beserta altar nya sudah berpindah ke 4 penjuru kota cianjur
sekitar akhir abad 17 , lie pow sun yang merupakan seorang pedagang tionghoa mendanakan sepetak tanah dengan luas 30m'2
dan dibangunlah sebuah kelenteng yang kemudian bertuan rumah Y.M kong co hok tek ceng sin dan Y.M kong co co su kong
sebgai pendamping stelah kelenteng resmi berdiri lalu ditambahkan kimsin lai beserta altar nya sebgai pelengkap yaitu :
altar thian , thay sui , thay yang , thay yin , buddha , kwam im , lung sen , chay sen , kwan kong , sian djian kun poh , dan thian sang seng bo
kelenteng ini merupakan keleteng tertuan dan satu satunya dikabupaten / kota cianjur dan skitar nya
sumber : vihara bhumi pharsjia / hok tek bio cianjur
jl.mangunsarkoro no.60-62
telp : 0263 266 068
pada awal abad ke 17 , dicianjur belum ada satu pun tempat ibadah / kelenteng untuk peribadatan orang orang tionghoa
tetapi semakin lama perantauan tionghoa datang ke cianjur semakin banyak pada saat itu , etnis tionghoa dicianjur pada umum nya beramata pencaharian sebagai pedagang dan petani dikarenakan semakin berkembang orang tionghoa ke cianjur , maka banya masyarakat tionghoa dicianjur , mengusulkan untuk mendatangkan rupang/kimsin
untuk memenuhi sarana peribadatan mereka dicianjur dan skitar nya
usul ini kemudian langsung diterima oleh tokoh perwakilan tionghoa bernama oey seng kiat yang saat itu berpangkat seorang kolonel dalam pemerintahan belanda
{ oey seng kiat sendiri berasal dari bogor , adalah anak dari oey khai djwie yang merupakan seorang bupati yang pernah memerintah di xia men tiongkok namun karena kejujuran beliau tidak menerima sistem pemerintahan di xia men saat itu sehingga beliau merantau ke indonesia lambat laun , akhirnya banyak orang tionghoa yang mengetahui bahwa oey khai djwie memiliki jiwa kepemimpinan diangkat menjadi bupati yang memerintah di bogor saat itu { masa kolonial belanda } setelah wafat beliau digantikan oleh anak nya { oey seng kiat } belum lama memerintah di bogor oey seng kiat ditugaskan oleh pemerintah belanda untuk menjalani pemerintahan sebagai kolonel di cianjur }
banyak nya masyarakat tionghoa dicianjur yang merupakan perantau .bekerja sebgai pedagang dan petani , maka di datangkanlah kimsin Y.M kongco hok tek ceng sin dan Y.M kongco co su kong
sebagai pendamping , diperkirakan kimsin tersebut pada awalnya berasal dari hok tek bio / vihara dhanagun bogor yang kemudian dibawa ke cianjur oleh oey seng kiat
pada mulanya . Begitu tiba dicianjur kimsin kongco hok tek ceng sin dan kongco co su kong ditempatkan dirumah oey seng kiat karena belum tersedianya temapat ibadah / kelenteng
selanjut nya dibentuk organisasi berupa locu sebgai kepala kelenteng pada saat itu
namun ada sebuah kesepakatan unik dimana ketika usai kirab cap go meh ( gotong toa pek kong )
rupang / kimsin kongco beserta altar nya berpindah kerumah locu yang terpilih dan peribadatan dilaksanakan di rumah locu tersebut
jika masa jabatan seorang locu telah habis maka rupang / kimsin beserta altar nya akan berpindah kerumah locu baru yang terpilih
menurut sejarah locu pertama yang terpilih adalah tan kie bie yang bertempat tinggal di daerah pasar suuk { sekitar pertigaan jl.hos cokroaminoto dan jl.barisan banteng }
selain itu rupang / kimsin beserta altar nya juga pernah juga ditempatkan di kediaman orang tua dari saudara gouw su gwee ( skitar salakopi) dan dikediaman tjia hon lan ( daerah sayang .jl.moch yamin )
serta pernah juga kebnyak tempat lain untik nua rupang / kimsin kongco beserta altar nya sudah berpindah ke 4 penjuru kota cianjur
sekitar akhir abad 17 , lie pow sun yang merupakan seorang pedagang tionghoa mendanakan sepetak tanah dengan luas 30m'2
dan dibangunlah sebuah kelenteng yang kemudian bertuan rumah Y.M kong co hok tek ceng sin dan Y.M kong co co su kong
sebgai pendamping stelah kelenteng resmi berdiri lalu ditambahkan kimsin lai beserta altar nya sebgai pelengkap yaitu :
altar thian , thay sui , thay yang , thay yin , buddha , kwam im , lung sen , chay sen , kwan kong , sian djian kun poh , dan thian sang seng bo
kelenteng ini merupakan keleteng tertuan dan satu satunya dikabupaten / kota cianjur dan skitar nya
sumber : vihara bhumi pharsjia / hok tek bio cianjur
Altar & kimsin yang terdapat di vihara bhumi pharsjia/hok tek bio cianjur
Vihara bhumi pharsjia / hok tek bio cianjur
jl.mangunsarkoro no.60-62
telp : 0263 266 068
1. Altar thian kong
2. Altar buddha & boddhisattva maitreya
3. Altar Y.M kong co hok tek ceng sin
4. Altar kwan she im phou sat
5. Altar Y.M co su kong
6. Lung shen
7. Altar chai shen
8 . Altar kwan kong / kwan see te kun
9. Altar Sien jien kun poh / xian ren gu poh
10. Altar seng bu nio nio
jl.mangunsarkoro no.60-62
telp : 0263 266 068
1. Altar thian kong
2. Altar buddha & boddhisattva maitreya
3. Altar Y.M kong co hok tek ceng sin
4. Altar kwan she im phou sat
5. Altar Y.M co su kong
6. Lung shen
7. Altar chai shen
8 . Altar kwan kong / kwan see te kun
9. Altar Sien jien kun poh / xian ren gu poh
10. Altar seng bu nio nio
Senin, 17 Juni 2013
Republik rakyat cina { RRC }
Cina merupakan negara terbesar ketiga di dunia setelah rusia,dan kanada , terletak dikawasan asia timur dengan luas lebih kurang
9.598.036 km
cina juga merupakan negara yang memiliki penduduk terbanyak nomor 1 di dunia . Jumlah penduduk cina thun 2007 diperkirakan mencapai 1.319.000.000 jiwa atau ( 19،77%)
populasi dunia . Dicina terdapat tembok raksasa yang panjang nya 6.400 km .
Cina terkenal dengan sebutan negri tirai bambu , akhir akhir ini cina bangkit sebagai negara industri yang maju diasia selain jepang dan korea selatan
by.sarip matorius nasution sirait
9.598.036 km
cina juga merupakan negara yang memiliki penduduk terbanyak nomor 1 di dunia . Jumlah penduduk cina thun 2007 diperkirakan mencapai 1.319.000.000 jiwa atau ( 19،77%)
populasi dunia . Dicina terdapat tembok raksasa yang panjang nya 6.400 km .
Cina terkenal dengan sebutan negri tirai bambu , akhir akhir ini cina bangkit sebagai negara industri yang maju diasia selain jepang dan korea selatan
by.sarip matorius nasution sirait
Candi borobudur
Candi borobudur merupakan salah satu warisan nenek moyang yang harus dilestarikan .
Candi ini merupakan salah satu candi buddha , " candi borobudur dibangun oleh samaratungga .
Ia salah seorang raja dari dinasti sailendra pada 824 masehi di jawa tengah .
Candi dihiasi dengan berbagai relief/ gambar
yang diukir pada permukaan dinding candi .
Relief relief itu menggambarkan kehidupan sang buddha , kisah kisah kepahlawanan ,dan kehidupan sehari hari masyarakat setempat
. Candi borobudur dibangun sebagai tempat pemujaan kepada buddha atau siddharta gautama
sebagai pendiri agama buddha
. Para penganut agama buddha menggunakan candi borobudur sebagai tempat untuk memperingati hari trisuci waisak
. Bangunan candi ini terdiri atas 10 tingkatan
stiap tingkat memiliki dinding yang dihiasi dengan relief
pada stupa terdapat patung atau arca buddha
puncak candi borobudur dihiasi dengan stupa raksasa .
Kawasan candi borobudur sekarang telah menjadi tempat wisata menarik
candi ini bukan hanya milik agama buddha , melainkan seluruh bangsa indonesia bahkan dunia.
Candi ini adalah warisan nenek moyang yang harus dilestarikan bersama .
By.sarip matorius nasution sirait
Candi ini merupakan salah satu candi buddha , " candi borobudur dibangun oleh samaratungga .
Ia salah seorang raja dari dinasti sailendra pada 824 masehi di jawa tengah .
Candi dihiasi dengan berbagai relief/ gambar
yang diukir pada permukaan dinding candi .
Relief relief itu menggambarkan kehidupan sang buddha , kisah kisah kepahlawanan ,dan kehidupan sehari hari masyarakat setempat
. Candi borobudur dibangun sebagai tempat pemujaan kepada buddha atau siddharta gautama
sebagai pendiri agama buddha
. Para penganut agama buddha menggunakan candi borobudur sebagai tempat untuk memperingati hari trisuci waisak
. Bangunan candi ini terdiri atas 10 tingkatan
stiap tingkat memiliki dinding yang dihiasi dengan relief
pada stupa terdapat patung atau arca buddha
puncak candi borobudur dihiasi dengan stupa raksasa .
Kawasan candi borobudur sekarang telah menjadi tempat wisata menarik
candi ini bukan hanya milik agama buddha , melainkan seluruh bangsa indonesia bahkan dunia.
Candi ini adalah warisan nenek moyang yang harus dilestarikan bersama .
By.sarip matorius nasution sirait
Langganan:
Postingan (Atom)